Senin, 16 Februari 2015

ALBUM PUISI IXB 2014-2015

SAWAH
Oleh: Praditya Yusuf Setiawan 9B

Hamparan rumput membentang luas
Padi merunduk menari di terpa angin lembah
Matahari yang lelah mulai istiraahat
Pemandangan elok nan asri
Di barat terlihat gadis bersorak-sorak
Mengusir pipit
Yang hinggap di laying padi
Germecik air jernih dan saluran irigasi
Terdengar sampai telinga
Aduhai terasa segar dan menyejukan jiwa
Pemandangan sawah di petang hari
Memang asyik sekali

IBU
Zika Anung Aditya IXB

Ibu...
Jeritku, tangisku, rintihku
Terhapus mendengar kata
Ibu..

Ibu...
Kau lelah demiku
Kau buang semua tenagamu
Demi aku
Ibu...
Aku beruntung memiliki engkau
Terimakasih kuucapkan
Air mata menitik di pipiku


GUNUNG
Zaqya Risda IXB

Gunung.....
Kau adalah pemandangan alam yang indah
Kau pemandangan alam yang tinggi
Kau bagaikan raja di daratan ini
Kau memiliki puncak yang dingin
Kau memiliki lava yang panas
Kau memilki kekayaan alam yang melimpah
Setiap pagi kau dipenuhi embun
Banyak orang yang ingin mendaki dirimu
Walaupun kau jauh ataupun dekat
Kau tetap pemandangan alam yang indah
Gunung.... kau salah satu bagian dari dunia ini


GURU
Senti Nistiani IXB

Guru...
Kau Pahlawanku
Kau Inspirasiku
Kau pengganti bapak ibuku
Kau didik kami
Guru...
Sungguh mulia cita-citamu
Untuk membuat manusia yang berguna
Supaya bisa memimpin masa depan
Tanpamu mungkin suram hidupku
Trimakasih guruku ...


TETAPLAH TERSENYUM INDONESIAKU
Pulung Wigaty IXB

Tak ada tanah sekaya dirimu
Tak ada air sebening hatimu
Karena engkau tanah air, Indonesiaku
Merahmu membawa semangat dalam hidupku
Dan putihmu memberi kedamaian

Engkau adalah kebanggaanku
Budaya nan rupawan menjadi cermin hatimu
Beragam suku,tetap menjadi satu
Karena Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyanmu


HUJAN
Oleh: Tiara Lathifah Johda - 9B

Awan kelabu mengiringi langkahku
Angin kencang menusuk tulangku
Daun-daun saling bergesekan
Daun kering beterbangan

Gemuruh mulai terdengar di telingaku
Ku percepat langkahku
Melewati bayangan semu
Rintik-rintik air mengejarku

Halilintar menyambar memekakan telingaku
Dingin, sepi..ditemani angin yang terus berbisik
Basah, Basah sekujur tubuhku
Diguyur air mata sang awan kelabu


SAHABAT..
Nida Azhar Amatulloh - 9B

Sahabat..
engkau selalu ada untukku
selalu membuatku tertawa riang
membuatku nyaman disisimu
namun tahukah engkau
dikala ku termenung sendiri
wajahmu yang penuh ceria
tingkah lakumu yang konyol
mengingatkanku akan waktu itu
waktu.. kita masih bersama sama


RASA YANG TAK PERNAH AKU ALAMI
Adi Wijaya Salim - 9B

Tak apa jika senja berganti malam
Tak lama setelah itu
Sinar rembulan pun datang menghampiri
Namun sang bintang enggan menemani

Aku baik-baik saja
Ku hanya ingin sendiri
Hanya ingin habiskan rasa ini
Hanya ingin lukiskan senyummu dalam sepi

Tak apa jika ku menangis saat ini
Jika rinduku amat dalam dan perih
Ku ingin kau disini tepiskan sepiku

Ku hanya ingin kau mengerti
Ini yang ku rasa dan takkan ku ingkari
Ku hanya ingin sendiri
Diam,mengunci bibirku dan sendiri

Tak apa jika ku menangis saat ini
Untukmu yang kusayangi
Untuk kita,kau,aku dan kini
Untuk sebuah alasan yang tak pernah ku pahami

Jadi biarkan ku sendiri malam ini
Tak apa jika ku menangis karena ku masih punya hati
Tuk merasa,tuk meminta,tuk memberi
Tuk berharap dan untuk mencintai dirimu


PELAJAR
Tegar Laksana - 9B

Wahai pelajar
Junjunglah cita-citamu
Kaulah satu-satunya harapan bangsa
Demi masa depan yang cerah
Didunia ini hanyalah dirimu
Yang bisa meneruskan perjuangan pahlawan
Demi nama baik bangsa
Dihadapan dunia

Aku tahu engkau pasti bisa
Dihatimu ada tekad kemauan
Sehingga cita-cita mu tercapai
Hingga dunia bangga padamu
Jagalah nasehat gurumu
Karena mereka kau berhasil
Sehingga kau jadi orang sukses
Dambaan bangsa dan orang tua


IBU
By : Destia Rochma S . IXB

Dimata ku kau begitu indah
Kau yang telah mengandungku
Kau yang telah melahirkanku
Kau yang telah merawatku
Kau yang telah merawatku
Tanpamu aku tak berarti
Kau segalanya bagi hidupku
Kasih sayangmu tiada henti
Bagaikan sang surya menyinari dunia
Takan kulupakan semua jasa jasamu ohh ibu..
Love you mom


OH IBU..
Ethika Kirana Putri - 9B

jangan kau tinggalkan daku
dalam kesepian dan kehanyutan
setiap kali ku merindukanmu
ku selalu menangis
mengingatkan belai kasih sayang darimu
apapun yang dirimu ucapkan
apapun yang dirimu lakukan
selalu ku ingat
dan apapun yang dirimu harapkan
untuk masa depan anak anakmu
oh ibu..


PAHLAWAN
Reta Avi Septia Ningsih - IX B

Pahlawan...
Demi bangsa kau korbankan waktumu
Demi bangsa rela kau korbankan nyawamu
Demi bangsa rela kau korbankan keringatmu
Pahlawan...
Kini kau sudah tak tampak lagi
Tetapi perjuanganmu bagaikan mempunyai nyawa kembali
Terasa begitu hidup di dalam samudra hati
Terima kasih pahlawan
Berkat jasa-jasamu
Kau mampu antarkan indonesia
Ke dalam istana kemerdekaan


PUJAAN HATI
By : Rizki Adela Putri. IXB

Kau segalanya bagiku
Kau sempurna dimataku
Hatiku nyaman ketika berada disismu
Hatiku bergetar saat bersama mu
Senyummu selalu terbayang diingatanku
Tingkatmu selalu membuatku rindu
Kau anugrah terindah saat ini
Takan kusia sia kan diriku
Takan kulupakan semua kenangan kita



IBU
Vikaria Korda Prahesty - 9B

Kau yang melahirkanku
Kau yang selalu merawatku
Dari kecil hingga dewasa
Kau yang mendidikku diwaktu kecil
Hingga aku menjadi pandai
Oh ibu..
Kau selalu memimbingku
Disaat aku sedang kesulitan
Engkau memang semangat hidupku
Terimakasih ibu



INDONESIA KU
Ngizati Annisa - 9B

Indonesia…..
Kau negeri yang subur
Memiliki beribu-ribu pulau
Kaya bahasa, budaya, dan ras
Tetap memegang satu ikatan pancasila
Indonesia.....
Memiliki hutan lebat nan hijau
Dengan beragam tumbuhan unik di dalamnya
Gunung tinggi mencangkar langit
Laut biru amat luas, seluas mata memandang
Bagaikan surga
Dalam hidup Ku



BUNGA MAWAR
Agus Nurarkan - 9B

bunga mawar
kau begitu indah
baumu sangat harum
bagaikan yang tak pernah hilang
disaat embun pagi hari
kau mekar bagaikan putri cantik
yang seolah-olah kelopakmu tak pernah jatuh ke bumi
dan batangmu sangat tajam bagaikan aku tak bisa menyentuhmu



RINDU
Junaedi Tri - 9B

Rindu adalah tiang yang takkan pernah tumbang
merentang di tiang hati,di tiang mimpi
disitulah tergantung lampu kenangan dan ingatan
dari musim ke musim ia menjadi lalu
pengembara mancari cinta yang hilang
di situlah rumput yang telah lama bertukar warna
resah datang gelisah berulang mengusik nasib
hanya dzikir dan doa menjadi penawar meredam pedih dan sakit
dan sekali puisi menjadi nyanyian yang mengharukan
dalam senyum air mata perlahan lahan menetes di pipi




MENTARI
Ranti Dwi Y - 9B

Mentari...
Kau sungguh menarik hatiku
Cahayamu bagaikan cahaya surga
Kau selalu membuatku tersenyum
Kau selalu menemani langkahku di pagi yang cerah
Kau tak pernah mengenal lelah
Untuk menyinari dunia dan
Kau tak pernah bosan membuat dunia tersenyum
Mentari...
Berkatmu dunia terasa indah cahaya
Terima kasih mentari


GUNUNG
Karya : Baihaqi Banon H. 9B

Gunung...
Tinggi menjulang menghajar langit
Pepohonan rindang dan banyak
Hewan hewan hidup tentram
Udara sejuk yang segar
Gunung oh gunung...
Alam bersamamu
Indah seperti ada di surga
Air melimpah padamu
Sedap rasanya memandangmu..



ALAMKU
Oleh: Adiva Tyas 9B

Alamku.....
Kau begitu indah dan segar
Menenangkan hatiku yang resah
Angin yang bertiup membawa ketenangan
Indah dipadang nyaman dirasakan
Bagaikan permaidani hijau yang membentang
Namun kini kau dirusak orang
Tak lagi indah seperti dahulu
Pohon yang indah kini telah hilang
Sumber kehidupan bagi kami
Alam yang indah mulai hilang
Seiring dengan zaman



PANTAI
Mentari Fajar Amalia 9B

Pagi Hari di Pantai
Kala mentari muncul
Sinarnya menembus pasir-pasir yang halus
Ku lihat kabut-kabut lembut
Menyelimuti suasana segar pagi itu
Terdengar suara ombak
Berhembus angin menjadi dingin
Ditengah pantai terlihat kapal yang sedang berlayar
Langit birupun menyertinya
Pasir pasir yang putih di tepi pantai
Terdapat banyak pohon di tepi pantai
Terdengar banyak kicauan burung kecil
Terdengar juga suara gemricik air
Alangkah indahnya kala itu..
Suasana pagi hari di pantai



SAHABATKU
Fany Aprilia 9B

Sahabatku...
Kau bagaikan matahari dan bintang
Yang menerangi siang dan malam
Kau selalu ada disaat senang ataupun duka
Canda tawamu selalu ku kenang
Ku takkan hilang
Selamanya tetap dihati
Karena kau ku sayang
Semoga tak ada kata perpisahan
Walaupun maut yang memisahkan




INDONESIAKU
Karya: Aan - 9B

Indonesiaku....
Kau begitu indah
Kau memberikan segalanya
Kau sangat ku cinta
Menjadikan kita bangga
Langit dan bumi berdampingan
Alam mu sangat mempesona
Rakyat begitu adil dan makmur
Aku tak pernah melupakanmu
Indonesia tercinta




HUTAN
Karya: Nur Diansyah - 9B

Hutan....
Kau begitu indah
Kau penuh misteri
Engkaulah paru-paru dunia
Disana ada banyak tumbuhan
Hutan oh hutan...
Disana ada banyak hewan
Alam bersama mu
Indah seperti ada di surga
Burung-burung beterbangan diatasmu



IBU...
Sultan Fadillah - 9B

Ibu...
Kau adalah surgaku...
Surga yang berada di telapak kaki ibu...
Kebahagiaanku tidak ada apa apanya dengan kesedihanmu..
Ibu...
Kasih ibu yang sepanjang masa...
Dengan penuh kasih sayangnya berjuang demi anaknya...
Merawat anaknya sejak lahir hingga dewasa...
Ibu...
Cinta dan kasih sayang yang t'lah engkau berikan takkan pernah ku lupakan...
Kasih sayang yang tak pernah hilang..
Akan selalu kukenang




GURUKU TERCINTA
Karya : Melinda Puspitasari - 9B

Guru . . .
Kau bagaikan pelita dalam kegelapan
Bagaikan embun pagi yang menyejukan
Oh Guruku . . .
Banyak yang ingin menjadi seperti dirimu
Karena tugasmu sangat mulia
Dan kau sangat sabar
Membaca ,menulis ,menghitung kaulah yang mengajari
sehingga kami bisa
Tiada kau ,kami tidak akan sukses dan berhasil
Ilmu yang kau berikan sangatlah berguna
Bagi masa depan kami
Nasehatmu akan s’lalu kami ingat
Kau pahlawan tanpa tanda jasa
Terima kasih guruku tercinta . . . . . .



KAU DAN AKU BERBEDA
Nama: Diki Tabah Aji P.
kelas : IX B
Absen: 8

Hidup..
Kita semua,berawal dari tempat yang sama..
Menghirup udara,untuk pertama kalinya..
Dengan cara yang sama..
Lalu kita mengenal cinta..
Mengenal persahabatan..
Mengenal kepercayaan..
Ketika kesombongan itu datang..
Hilangkan semua kesetiaan yang ada..
Merobek lembar dari lembah kepercayaan yang telah kita rangkai..
Kini kau dan aku telah berbeda..



SANDAL
Eva Tri Septianingrum (IX B)

Sandal kau sangat di butuhkan manusia
Tiada kau kaki pun jadi sakit
Tiada kau kaki pun terasa tidak lengkap
Tiada kau kakipun tak enak dipandang
Sandal meskipun kau diinjak kaki
Tapi kau terima semua
Bentukmu yang beragam
Dan meskipun hargamu yang tak seberapa
Tapi kau banyak diburu manusia
Sandal akan aku ingat selalu jasa jasamu
Jasa jasamu dalaam melindungi kaki




KENANGAN
Karya : Sofyan Akbar J.H J – Kelas 9B

Setiap aku sendiri, aku hanya bisa terdiam dan termenung
Bayang-bayang indah ini selalu menghampiriku
Tersenyum, tertawa, dan saat kita bahagia bersama
Saat aku mengingat itu aku hanya bisa menangis merasakan keindahan
Sekarang aku hanya ingin mengulang waktu itu kembali
Waktu di saat kita selalu bersama-sama dahulu
Tetapi yang kurasakan kini hanyalah penyesalan
Penyesalan yang telah menjadi kenangan indah
Sekarang aku hanya bisa berdo’a agar kau kembali padaku
Kembali dan tak meninggalkanku sendiri lagi
Tetapi semua itu telah berlalu, meninggalkanku sendiri
Dan aku hanya bisa disembuhkan oleh waktu





Tidak ada komentar:

Posting Komentar